Kopi

Bos: xyz, tolong kopi satu (nada ramah)

xyz: iya Pak..

Xyz kebingungan karena si Bos sebelumnya tidak pernah minta kopi. lalu Xyz menelepon pantry minta OB bikinkan kopi. Tapi dia kebingungan komposisi gula yang mau ditambahkan. Lalu Xyz konsultasi dengan temannya, abc 

xyz: eh.. bos minta kopi

abc: ya udah pesen..

xyz: udah, tapi gulanya berapa ya? kopinya merk apa? apa beli di kafe di bawah?

abc: iya juga ya.. lu tanya aja, mau kopi yang dimana? di pantry apa pesen di coffee shop bawah?

xyz: ahh.. ntar gue di marahin.. ga berani ahhh

Si Bos emang punya ketentuan setiap anak buahnya harus punya “can do” attitude.. nggak boleh nanya2 perintah yang dia kasih. Kalau nanya akan tahu sendiri akibatnya. 

Saat xyz dan abc sedang diskusi dalam kepanikan, telepon berdering lagi.

Bos: eX Ye Zet… kamu kemana? lama sekali?

Bos menelpon XYZ lagi dengan nada marah

Bos:  ini saya minta tolong FOTOKOPI satu…

xyz: ooooooooohhhhh.

Xyz menutup telepon sambil menggerutu mengapa terjemaahan coffee dan copy itu sama..

3 thoughts on “Kopi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s