Rasa

 Tidak seperti biasa, saya hari ini tidak makan dengan catering kantor. Catering kantor disediakan di dining room, sedangkan saya hari ini harus tetap standby di ruangan pada saat jam makan siang, karena harus bersiap presentasi.

Mau tidak mau, saya harus memesan makanan daripada saya kelaparan saat presentasi nantinya.

Saya: Hadeuh makan apa ya hari ini.. dilema nih, Sup iga, ikan goreng atau pecel sayur?

Teman: Lu ga suka pecel, bosen pasti.. jadi nggak usah. Sup Iga aja, lu kan seneng yang berkuah.

Saya: Iya juga sih, tapi gue kepengen ikan goreng. Sambelnya itu loh.. sllrrppp..

Selanjutnya saya membayangkan si sambel yang menjadi padanan makan ikan goreng. Saya suka sekali sambelnya, pedas, agak manis dan segar karena diberi perasan jeruk. Nyam.. nyam..

Hanya membayangkan saja, sepertinya saya sudah merasakan enaknya makan sambel itu. Belum sampai di mulut, rasanya saya senang..

Apalagi kalau memang sudah lama nggak makan, misalnya empat bulan gitu yah.. trus ngebayangin rasa sambelnya.

Ketika saya meyerahkan lembaran uang ke OB untuk dibelikan makanan, rasanya tinggal sebentar lagi, hampir pasti saya makan ikan goreng plus sambel yang lezat itu. Waktu yang sebentar lagi itu saja terasa enak, apalagi kalau sampai akhirnya saya merasakan. Lebih enak lagi kan ya..

Ya ya ya.. menunggu rasa yang sudah hampir pasti itu menyenangkan loh🙂

One thought on “Rasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s