If you couldn’t count on others, count on yourself

Biasanya, kalau pulang kerja dan sampai di kos, yang saya lakukan pertama kali adalah charge si henpon. Kemarin malam, henpon saya sudah mati total dan sayangnya si kabel buat charger ketinggalan di kantor. Henpon CDMA saya sudah tidak ada pulsa. Saya berniat mengandalkan koneksi internet untuk berkomunikasi. Tapi, entah kenapa modem saya gagal konek. Okelah, malam tanpa komunikasi.

Sebenarnya yang saya khawatirkan adalah kalau terjadi apa-apa bagaimana saya bisa menghubungi orang lain. Untuk ngatasin itu, si saya ini berniat mengandalkan law of attraction seperti di postingan sebelumnya. Berusaha mengirim sinyal ke seseorang yang mudah-mudahan bisa ditangkap, lalu dia menghubungi saya malam itu. Tapi, terus terang saya ragu. Pun dia menelpon, saya mau bilang apa? Mau minta isiin pulsa di tengah malam bolong? Minta dia standby semaleman dengan koneksi telpon tidak diputus? Entahlah… Mungkin karena ragu-ragu jadi si sinyal nggak nyampe *aleysan*.

Yang saya khawatirkan ternyata kejadian. Saya tidur sekitar jam 11. Lalu jam 12.37 saya terbangun dan langsung muntah. Entah kenapa semalem tiba-tiba mual dan saya benar-benar memuntahkan isi perut saya saat itu. Kejadiannya berulang kali, sampai tenggorokan saya sakit, kaki saya lemas dan pada akhirnya tidak mampu bergerak lagi. Saya nangis karena kelelahan dan benar-benar tidak tahu harus apa.

Saya tidak bisa mengandalkan henpon untuk manggil Mbak kosan. Bergerak saja sudah sulit, apalagi harus berjalan ke luar untuk bangunin si Mbak.  Sudah lemas begitu, si perut ini masih nggak bisa diajak kompromi. Terus-terusan muntah sampai pukul 2. Saya ndak kuat! Saya paksa ke luar bangunin si Mbak. Ngetok kamarnya aja sudah nggak sanggup, usaha teriak buat mbangunin susah banget. La wong suara saya habis. Akhirnya saya berhasil.

Saya ngetok, buat pinjam henpon. At least, ada yang tahu kalau saya sakit. Mau telpon si Babibubebo  tapi saya tahu dia nggak akan bisa dibangunin lewat telpon. Tapi tetep aja saya telpon. Hasilnya? Gagal. Saya nggak bisa mengandalkan dia untuk malam itu.

Si Mbak lihat saya sakit, akhirnya dia pijetin saya malem-malem. Bikinin teh manis karena lihat saya pucat, lalu saya direbusin air jahe karena dia pikir saya masuk angin dan badan saya sama sekali nggak berkeringat. Pijetannya berhasil. Air teh dan air jahenya enggak. La wong masukin air sesendok langsung muntah lagi😦

Sudah nggak tahu mau berbuat apa, akhirnya saya paksa tidur. Walaupun setiap menit rasanya saya selalu kebangun. Entah mengeluarkan sisa isi perut atau kebangun karena perasaan nggak nyaman.

Semalam itu saya sadar…

Ada saatnya saya bisa mengendalikan apa yang terjadi di sekeliling saya dan ada saatnya enggak. Semalam itu adalah saat saya nggak bisa ngendaliin apa-apa. Kalau sudah begitu, bawaannya pasrah.

Ada saatnya juga saya bisa bergantung sama orang lain dan ada saatnya enggak. Buat saya, semalam itu saatnya saya nggak bisa bergantung dan mengandalkan orang lain. Kalau sudah begitu, saya paksa untuk mengandalkan diri saya. If you couldn’t count on others, count on yourself.

Kasus semalam, saya usahkan buat self healing. Positive thinking bahwa sakit itu untuk penggugur dosa *amin*.

Ehya, si Babibubebo akhirnya kebangun dan nelpon saya semalem. Kebangun gara-gara dia juga muntah. Kayaknya sih kita keracunan. Entah karena apa tapinya.

Umm.. segitu cerita saya😀 Trus kalau dilihat antara gambar sama tulisan nggak nyambung, ya terima aja deh… Maksud saya si gambar itu menunjukkan muntahan air, simbol cerita saya *maksa*. Bisa juga menyimbolkan ketenangan *iya.. lalu?*

4 thoughts on “If you couldn’t count on others, count on yourself

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s