Small Things with Great Love

“We cannot do great things on this Earth, only small things with great love.”

Saat membaca quotes di atas, saya langsung tersenyum pada pernyataan Mother Teresa tersebut. Saya setuju…

Setiap hari di televisi dan berbagai media lain saya disuguhkan dengan masalah. Belum lagi melihat kanan kiri di setiap langkah saya temukan banyak masalah. Terkadang, saya ingin bertindak sebagai seorang pahlawan yang mau menyelesaikan masalah itu.

Berdialog panjang lebar tentang kelakuan pemerintah, berusaha mencari solusi kemacetan, berpikir tentang bagaimana Indonesia lebih maju… dan sebagainya… dan sebagainya… sampai saya pusing sendiri padahal yang saya lakukan hanya level diskusi di toko kopi.

Sampailah pada satu ketika saya memulai Child Can Lead. Langkah kecil yang bisa saya lakukan untuk mencoba menyelesaikan masalah yang terlihat di depan mata.

Saya curahkan waktu saya untuk melakukan sesuatu agar proyek ini berjalan.

Di tengah perjalanannya, terkadang saya sedikit goyah karena merasa proyek ini kecil sekali, merasa kegiatannya belum cukup banyak dan sebagainya.

Lalu, di satu kala ada yang semakin menggoyahkan saya dengan mencecar berbagai pertanyaan tentang kegiatan. Seharusnya saya memasukkan unsur inilah, menambah kegiatan itulah dan banyak lagi.

Namun, di saat itulah saya yakin bahwa yang saya lakukan adalah benar. Banyak permasalahan di dunia ini yang harus diselesaikan. Tapi, saya bukanlah superman yang bisa menyelesaikan semua masalah di dunia ini. Saat itu saya berpikir bahwa masalah ini adalah batu besar yang harus dihancurkan. Saya memilih untuk menghancurkannya dengan meneteskan titik-titik air. Perlahan-lahan tapi pasti. Saya saat ini belum memilih untuk menghancurkan dengan kapak, yang bagi saya akan memecah batu tapi membuatnya berhamburan ke sana-sini dan malah membuat benturan di tempat lain.

Saya, sejauh ini, mau bahu membahu dengan teman-teman yang sama-sama menitikkan tetes-tetes air. Biarlah mereka yang berniat menghancurkan dengan kapak melakukan dengan caranya sendiri. Saya saat ini cukup melihat dari jauh saja, apakah mereka bisa paling tidak “mau” untuk mengangkat kapak mereka? Atau hanya pada tahap mencecar tak berkesudahan.

Yang saya lakukan mungkin kecil sekali, hanya sejumput masalah yang bisa diselesaikan, tapi saya melakukannya dengan cinta. Cinta ini yang membuat saya masih bertahan…

…because love knows no limit to its endurance, no end to its trust, no fading of its hope; it can outlast anything. Love still stands when all else has fallen.

Tak perlulah lagi saya khawatir mengenai seberapa besar yang saya lakukan, toh tak ada satu manusiapun yang mampu menyelesaikan semua masalah di dunia. Yang perlu saya, kamu, dan mereka lakukan adalah hal-hal kecil yang dilakukan dengan cinta. Meskipun kecil, jika dilakukan, maka akan terkumpul dan menyelesaikan banyak masalah.

***

*photo taken by Satrio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s