Dimulai dari Sebuah Garis

Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju

Bukan tanpa alasan saya minta anak-anak di Sungai Bambu untuk menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Hari Minggu 17 September 2011 kemarin Perpuskreatif sedang memasuki tema besar “Mengenal Indonesia” dengan topik di minggu pertama ialah “mengenal Pancasila”.

Kali ini yang menjadi ketua mentor adalah @PutriPuuch. Dia menerangkan apa yang ada di balik gambar Garuda Pancasila sekaligus menerangkan penerapan dari setiap sila Pancasila. Tujuannya, supaya anak-anak tak sekedar hafal 5 sila tersebut, tapi mengerti penerapannya dalam kegiatan sehari-hari.

Sebelum penyampaian materi, anak-anak kami minta untuk menggambar lambang negara Indonesia itu di sebuah kertas kosong. Niatnya, untuk me-refresh ingatan anak-anak tentang Pancasila. Seberapa ingatkah mereka?

Namun, jangankan mengingat, ketika saya minta mulai menggambar anak-anak sudah berteriak “nggak mau Kak.. nggak bisa”.

Hari ini, Opank sengaja pakai baju bergambar lambang Garuda Pancasila. Kami minta mereka untuk mencontoh gambar di baju itu. Tapi tetap saja mereka berteriak “ngga bisa Kak, susaaah..” Hampir semua anak menolak menggambar, kecuali dua orang anak, Angga dan Ashifa. Beberapa lainnya bahkan nawar “gambar rumah aja ya Kak”. Saya hanya tersenyum, lalu menggeleng. “Nggak, hari ini kita gambar Pancasila”

Setelah aksi merayu gagal mereka lakukan, akhirnya mereka membuat berbagai alasan seperti “pensilnya nggak ada kak” . Saya tahu persis, “rumitnya” gambar Garuda Pancasila itu yang membuat mereka menyerah sebelum memulai.  Akhirnya saya bilang Yang dilihat itu usahanya, berani memulai.. bukan seberapa bagus hasilnya nanti”

Setelah saya bilang itu, sebagian anak mulai menggambar. Tapi, sebagian lagi masih saja tetap diam. Kertas yang dibagikan masih kosong melompong. Saya bertanya pada yang belum memulai “Dulu, waktu kecil kalian lahir sudah langsung bisa berjalan nggak ” Serempak mereka menjawab “Beloooomm..” Saya lanjutkan, “Nah, sekarang kalian bisa kan? itu karena kalian mau berusaha, dan mau memulai..” Mereka menggangguk setuju. “Sekarang kalian mulai saja, tarik garis dulu… “. Mereka menurut. Setelah sebuah garis, mereka lanjut ke garis-garis lainnya.

 “Sebuah lukisan mahakarya pun harus dimulai dari sebuah garis..”

Di tengah-tengah gambar, kembali lagi mereka menyerah. Saya tahu betul, gambar Garuda itu bukan gambar biasa. Rumit untuk sekedar dicontoh. “Nggak bisa kak, susah, gambarnya jelek” teriak mereka lagi. Saya, yang awalnya hanya mengawasi akhirnya mengambil selembar kertas, duduk di antara mereka. Ikut menggambar dan ikut merasakan kesusahan. Saat melihat saya menggambar, mereka jadi ikut meneruskan. Ketika selesai, saya tunjukkan pada mereka hasil gambar saya yang tak bisa dibilang bagus. “Gambar aja, yang penting usahanya, punya Kak Nanda udah jadi nih..”

Children See, Children Do”

Satu persatu anak-anak selesai menggambar. Saya minta mereka untuk menuliskan nama di setiap kertas gambar mereka. “Namanya jangan kecil-kecil nulisnya, tulis yang besar-besar di kertas” begitu saya bilang pada anak yang menulis namanya kecil-kecil.

Setiap anak yang sudah selesai menggambar, saya panggil untuk di foto bersama hasil karya mereka. Sebagian dari mereka ada yang malu dengan hasil karyanya, sehingga tidak mau difoto dengan gambar yang mereka buat. “Kakak nggak mau foto anak-anak yang malu dengan hasil karyanya. Kalian harus bangga dengan hasil karya kalian. Yang kalian bilang jelek, belum tentu jelek dibandingkan yang lain. Itu karya yang bagus. Kalian harus bangga…”  dan satu persatu mereka mulai membuka kertas yang mereka lipat. Berfoto sambil tersenyum dengan hasil karya mereka.

Dan ya.. bagaimana kita bisa memberikan sebuah karya untuk Indonesia ini jika kita tidak berani memulai?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s