Setahun #Perpuskreatif

Wew! Hari ini tanggal 17 April #perpuskreatif umurnya udah setahun. Saya sih nggak inget, tapi waktu hari Minggu datang buat sharing di sana, Mas Indra ngingetin soal ini 😀

Udah ngapain aja? Setahun ini sudah share banyak hal ke anak-anak sekitar Sungai Bambu. Perpuskreatif juga jadi tempat teman-teman berbagi ilmunya.

Ke depannya? Semoga lebih baik dan berdampak lebih besar.

Minggu ini anak-anak di Sungai Bambu pengen ngadain lomba. Ikut yuk! jadi juri atau dampingin anak-anak.

Ohya, pagi ini saya lihat blog Childcanlead udah ngilang 😦 Gara-gara ga dibayar sih ya.. Maap saya pelupa plus gaptek 😀 Jadi, sementara pindah dulu ke sini http://anakbelajarkreatif.wordpress.com.

 

 

Pop out card dan penghargaan

image

“Siapa yang sayang sama mamanya?”, dengan pertanyaan itu saya memulai acara hari ini.

Serta merta semua anak mengangkat tangan.

“Kalo sayang, kan biasanya kita bikin gambar buat diri sendiri, mau nggak kali ini bikin buat mama?”

Tanpa saya kira, semua menggeleng.

Saya tak mau memaksa mereka, akhirnya saya memulai sesi membuat “pop out card” hari ini.

Saya tidak memberi aturan apa gambar dan bentuk yang akan mereka buat. Bebas. Saya tidak mau mengabulkan permintaan anak untuk dibuatkan gambar yang “bagus” versi mereka. “kalau kak Nanda yang buat, bukan karya kamu dong…” begitu saya beralasan.

Setelah gunting tempel, akhirnya inilah bentuk yang mereka buat.

image

Beberapa bentuk mungkin serupa. Gambar hati, pohon dan awan. Tapi, saya senang ketika mereka berkreasi sendiri menambah bentuk yang mereka suka. Lebih senang lagi melihat senyum bahagia mereka saat hasil karya mereka selesai.

Sempat saya tanya lagi, “mau ya kartunya dikasih ke mama”, Aan, salah satu anak menjawab, “mama nggak suka kayak gini kak, ntar pajang aja di atas tivi.”

Saya tak bertanya lebih banyak. Biarlah sementara mereka menghargai hasil karya mereka sendiri, yang penting kepercayaan diri mereka terpupuk dulu. Suatu saat nanti saya berharap ada banyak orang di sekitar mereka yang menghargai hasil karya mereka.

Berbagi Semangat

Tinggal di lingkungan yang bersemangat itu pasti tertular semangat juga! Kalau lingkungan ga mendukung? Cari! Kita nggak dapet apa-apa kalau berdiam diri.

Di atas adalah bunyi twit saya malam ini. Ini berawal dari obrolan saya dengan Andi, pendiri Rumah Baca Panter. Saya tahu dia karena baca retweet-an orang-orang di twitter. Entah kenapa saya tergerak untuk tahu dia dan Rumah Bacanya lebih jauh.

Sekilas, saya tahu kalau Rumah Baca Panter ini didirikan di Terminal Depok dengan tujuan  untuk mencerdaskan & memberantas buta aksara di masyarakat sekitar terminal.

Di salah satu twit-nya dia pernah bilang kalau dia lagi begadang bikin rak buku. Malam ini dia cerita lagi ngumpulin triplek dan kayu bekas untuk benerin atap rumah bacanya yang bocor. Wohooo.. Saya dulu suka tidur malem bahas-bahas konsep untuk Perpuskreatif, nah dia bener-bener bangun semuanya, dengan tangannya. Salute sama semangatnya!

Belum banyak yang saya tahu soal dia pribadi atau rumah bacanya, toh saya baru janji ketemu tanggal 18 nanti (siapa yang mau ikutan dateng ke sanaaa?) tapi, obrolan singkat saya dengan dia malam ini benar-benar membakar semangat saya lagi. Untuk berbuat sesuatu yang lebih, terutama untuk pendidikan anak di negeri ini.

Beberapa waktu belakangan saya merasa sedikit tenggelam dari kondisi “berbagi semangat” ini, dengan alasan kerjaan ini itu :p Tapi saya tahu itu hanyalah excuse. Adalah saya yang memang tidak mau bergerak dan mencari semangat itu. Beruntung saya ketemu Andi dan Rumah Bacanya. Jadi, ikut semangat lagi deh 😉

Mungkin saya atau kamu tidak semampu Andi untuk jumpalitan mencari triplek malem-malem, atau ngetok-ngetok paku untuk bangun rak buku. Semua peluh dan keringatnya untuk mewujudkan sebuah mimpi besar untuk kebahagian orang lain.

Tapi, seberapa banyak waktu luang kita? Bersediakah kita untuk menyisihkan 9 jam dari 8760 jam waktu kita setahun untuk berbagi ilmu?

Jika, terbersit kata “iya”, saya mengundang teman-teman untuk diskusi dan berbagi ide. Hari Minggu 11 Desember jam 10 siang. Kalau mau, silahkan email atau mention saya di twitter 🙂

Mari berbagi ilmu. Mari kita berbagi semangat.