Walking

Menjalani hidup adalah menjalani peran.

Sebagai individu. Sebagai seorang anak. Sebagai seorang kakak. Sebagai seorang teman. Sebagai bagian dari masyarakat. Sebagai bagian dari perusahaan. Sebagai…

Namanya menjalani. Butuh langkah agar bisa berjalan. Butuh kaki. Sepasang.

Jika hanya berjalan dengan satu kaki, bisa. Tapi, terseok. Sedikit tersendat. Sedikit lebih mudah lelah.

Adalah baik jika kita punya pasangan kaki untuk semua peran. Tak perlu identik, tapi bisa saling melengkapi.

Toh, sepatu yang sama-sama kanan atau sama-sama kiri jika dipakai bersamaan juga membuat kita terjatuh.

Sama dengan kaki, jika tujuannya bersinggungan, itu cukup. Jika pencapaian yang diinginkan sama, bisa jatuh, apalagi urusannya harus ada yang menang atau kalah.

Saya tercukupi dengan pasangan kaki pada beberapa peran. Tapi, saya masih mencari pasangan kaki di peran lainnya, yang paling penting.

Mungkin.. itu #kamu.

 

5 thoughts on “Walking

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s